Inilah Kiat Membeli Rumah Untuk Pertama Kalinya


Kebanyakan orang pastinya ingin miliki rumah. Namun, tidak kebanyakan orang pengen gerak cepat buat miliki rumah. Pertimbangannya banyak. Ada yang fakta tidak miliki uang, ada yang fakta belum waktunya, jadi ada yang milih memakan uangnya buat nge-gaul, ngopi-ngopi, traveling, serta beli banyak barang yang tidak penting-penting sekali.

Meskipun sebenarnya, dari kecil kita telah diingatkan kalau rumah itu keperluan primer. Keperluan yang wajib diutamakan selekasnya kemungkinan bila sudah dapat. Sesungguhnya, soal yang memicu seorang tidak pun miliki rumah itu tidak dari aspek external, akan tetapi malah dari dalam diri pribadi. Namun, sebelum bercakap lebih jauh, nih, nikmatnya bila telah miliki rumah sendiri:

Read More

Pertimbangan yang Salah

Seperti disebutin di atas, yang menimbulkan seorang belum miliki rumah sendiri makin banyak dari aspek internal atau niat kita. Penghasilan pas-pasan lantas dapat kok, miliki rumah sendiri asal Teman akrab Rumah dapat mengubah pertimbangan salah yang buat orang tidak pun miliki rumah, adalah:

Perangkap Model Hidup

Ini yang tidak banyak diakui Teman akrab Rumah. Ingat, tidak, dahulu waktu pertama kerja bisa penghasilan UMR, dengan yakinnya ngomong bila dapat dapatin penghasilan kedua kalinya lipat, hidup bakalan lebih makmur, dapat nabung makin banyak. Sebenarnya, penghasilan telah lima kali lipat lantas masih ngerasa kurang.

Itu sebab Teman akrab Rumah teperdaya dengan lifestyle. Dahulu penghasilan UMR telah cukup ngopi di warkop, demikian jadi manajer ngopinya selamanya di franchise kopi import. Ini namanya Teman akrab Rumah teperdaya lifestyle. Kala pendapatan naik, cost lifestyle pun naik. Mimpi bikin nabung maupun beli rumah lantas pupus.

Tidak Rasakan Butuh Saat ini

Nah, ini pertimbangan yang salah. Satu kali lagi, rumah merupakan keperluan primer. Adalah keperluan yang harus dipenuhi selekasnya kemungkinan kala dapat. Jadi, tidak ada ceritanya tidak rasakan butuh saat ini bila keuangan telah memenuhi. Ditambah lagi mengedepankan bersenang-senang ketimbang beli rumah. Tambah cepat miliki rumah, tambah mudah tanggungan di waktu depan.

Bila terus menahan-nahan, harga rumah bakalan tambah tinggi tiap-tiap tahunnya. Suplainya lantas bakalan tambah menyusut. Bila masih tunda, Teman akrab Rumah mesti beli rumah di harga yang tambah mahal atau area yang jauh di waktu akan datang. Tidak yakin?

Rumah.com Properti Index mencatat kenaikan harga rumah di Indonesia di antara 5-20% per tahunnya. Ini mempunyai arti, bila harga rumah saat ini Rp300 juta, satu tahun harga dapat naik Rp15 juta hingga Rp60 juta. Gede sekali, kan, perbedaannya?

Tidak Miliki Nyali

Beli rumah melalui KPR atau angsuran memang tuntut Teman akrab Rumah penuhi beberapa kriteria admistratif. Repot? Tidak juga. Sesungguhnya semua yang dibutuhkan telah ada. Tinggal Teman akrab Rumah sempatkan diri buat mengumpulkannya.

Langkah Berani Agar Miliki Rumah

Oke, bila telah tahu beberapa hal yang menghalangi Teman akrab Rumah miliki rumah sendiri, saat ini Teman akrab Rumah mesti berani membuat prinsip supaya dapat miliki rumah. Komitmen-komitmen itu merupakan:

Pindah Adat Konsumtif

Miliki rumah memang perlu pengorbanan. Teman akrab Rumah mesti mulai mengubah model hidupnya, ditambah lagi bila penghasilan tidak banyak-banyak benar-benar. Kurangin ngopi-ngopi cantik, ngikutin trend fesyen terakhir, atau travelling tiap-tiap tiga bulan sekali. Cost buat berkawan itu ada kemungkinan penambahan yang gede sekali bikin bayar angsuran rumah.

Jujur dengan Kapabilitas Sendiri

Nah, agar terlepas dari perangkap lifestyle, Teman akrab Rumah mesti jujur dengan keperluan model hidupnya. Memang mesti sekali, ya, ngopi di franchise import itu? Butuh sekali menggonta-ganti beli busana baru tiap-tiap bulan? Harus sekali ngikutin pekerjaan travelling tiap-tiap tiga bulan sekali? Mending miliki rumah atau mending ngikutin lifestyle di atas? Telah pastinya miliki rumah, dong!

Berani Terbuka dengan Pasangan

Ini terpenting bikin Teman akrab Rumah yang telah serius dengan pasangannya atau telah menikah. Ada pasangan yang kurang terbuka atau sungkan melaksanakannya, sampai-sampai membuat mereka takut melangkah beli rumah.

Angsuran rumah semakin lebih mudah bila di jamin bersamanya. Nah, sebelum mulai ajukan KPR, baiknya sama-sama terbuka bab penghasilan serta pengeluaran. Bila semua telah didapati, Teman akrab Rumah dapat memastikan banyaknya angsuran sesuai dengan kapabilitas.

Nah, tahu kan nikmatnya miliki rumah? Tahu pun kan, beli rumah tuch, tidak berat-berat benar-benar bila Teman akrab Rumah pengen terbuka serta berani mengambil langkah. Jadi nantikan apalagi? Selekasnya mewujudkan yang diimpikan miliki rumah pertama!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *