6 Tips Memiliki Rumah untuk Keluarga Muda Bahagia

Rumah merupakan tempat paling nyaman untuk istirahat dan bercengkrama bersama keluarga tercinta. Dengan memiliki hunian yang nyaman bersama keluarga, Anda bisa merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya. Setidaknya kenyamanan tinggal di tempat yang kondusif akan mendukung produktivitas harian Anda meningkat lebih pesat. Jika Anda berencana mencari tempat tinggal untuk keluarga muda, ada baiknya mempertimbangkan rumah di Pantai Indah Kapuk 2.

Read More

Memiliki sebuah rumah untuk keluarga muda

Sebelum menikah, Anda mungkin tinggal dengan keluarga besar atau memilih tinggal mandiri di kontrakan. Bila Anda sudah menikah dan punya satu atau dua anak, bisa memilih pindah ke rumah yang lebih nyaman. Jika gaji masih standar dengan biaya hidup yang meningkat, Anda bisa memilih sistem KPR yang menguntungkan. Punya hunian untuk keluarga muda yang bahagia, kenapa tidak? Selama Anda memiliki niat dan kerja keras, maka rumah impian di Pantai Indah Kapuk 2 bukan hal yang mustahil.

Pertimbangkan 6 tips memiliki sebuah rumah ideal untuk keluarga muda berikut!

1. Merencanakan keuangan lebih dulu

Berapa nominal gaji Anda setiap bulan dan hitung biaya pengeluaran keluarga dengan rinci lebih dulu. Pastikan Anda punya perhitungan yang bagus dengan membuat kalkulasi dana untuk tabungan, bayar hutang dan dana darurat. Jika ingin memiliki rumah setelah menikah, pastikan Anda menghemat biaya pengeluaran sejak usia muda. Hindari pembelian barang-barang yang masuk kategori konsumtif atau sekadar menuntut gengsi diri.

Cara tepat memiliki rumah tidak lepas dengan memiliki anggaran sejak awal. Misalnya dana yang Anda miliki sudah terkumpul sekian juta, lalu mengajukan KPR dengan kemampuan pembayaran angsuran berkisar 20-30 persen. Nantinya total kalkulasi budget yang Anda miliki sangat berpengaruh dalam menentukan tipe rumah yang keluarga inginkan. Jika dana terbatas, Anda bisa memilih hunian dengan konsep minimalis yang lebih terjangkau.

2. Memahami aturan pembelian rumah dengan baik

Langkah selanjutnya adalah mencari informasi seputar persyaratan pembelian rumah dengan baik. Riset yang baik akan membantu Anda memilih lembaga keuangan terpercaya yang menangani pengajuan kredit tersebut. Jika membeli rumah baru, Anda harus tahu mengenai prosedur booking fee dan pembayaran uang muka sebelum melakukan proses cicilan sesuai kontrak.

Jika uang yang Anda miliki banyak, maka beli rumah bisa dilakukan secara tunai. Namun, kesulitan memiliki tabungan di era Milenial bukan hal yang asing. Anda bisa punya rumah dengan harga yang kompetitif asal punya pengelolaan keuangan yang bagus.

Di Indonesia sendiri, ada tiga macam jenis pembayaran properti yang harus Anda ketahui yaitu KPR atau Kredit Pemilikan Rakyat yang disesuaikan dengan kemampuan cicilan hingga belasan tahun, tunai keras atau pembayaran kontan maksimal satu bulan dengan keuntungan potongan harga dari pihak pengembang dan tunai bertahap untuk sistem pembayaran 6-24 bulan dengan pengembang. Sistem pembayaran yang ada memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga Anda harus selektif sesuai kebutuhan pribadi.

3. Menentukan lokasi rumah

Semakin strategis lokasi rumah yang Anda impikan, maka bersiap membeli dengan harga yang lebih mahal. Tidak masalah membeli rumah di pinggiran kota asal Anda memastikan akses transportasi yang mudah. Sebaiknya ketahui lokasi rumah yang berada di tempat yang aman dari risiko banjir atau bencana, tidak jauh dari fasilitas umum dan lain-lain. Memilih rumah murah di lokasi yang rentan banjir bisa membuat biaya perbaikan dan perawatan tahunan lebih besar dari harga beli, lho!

4. Menentukan tipe rumah

Konsep rumah menjadi hal vital yang harus Anda diskusikan dengan keluarga. Bila memiliki pasangan dengan satu atau dua anak, memilih rumah berukuran kecil dengan konsep minimalis bisa menjadi pilihan tepat. Tipe 36 atau 45 bisa menjadi pilihan rumah kecil untuk pasangan baru. Bila dana mencukupi, maka Anda bisa memilih ukuran rumah yang lebih besar mulai 60 atau 70 untuk anggota keluarga yang lebih banyak.

Konsep hunian rumah minimalis banyak dijual di perkotaan karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat perkotaan yang lebih praktis. Jika ingin melakukan renovasi konsep hunian menjadi tipe rumah kontemporer, klasik atau skandinavia, pastikan Anda melakukan kalkulasi dana lebih dulu. Jangan sampai biaya renovasi rumah Anda meningkat dua kali lipat dibandingkan harga beli rumah tersebut. Tentu finansial Anda bisa tergolek lemas bila salah melakukan perhitungan biaya pembelian ini.

5. Memperhatikan kondisi lingkungan

Tinggal di rumah dengan pasangan dan anak-anak harus memperhatikan kondisi lingkungan sekitar perumahan. Pastikan rumah Anda berada di lingkungan yang kondusif, aman dari kriminalitas dan mendukung perkembangan buah hati lebih baik. Tingkat keamanan anak-anak bermain di halaman atau taman sekitar kompleks perumahan menjadi salah satu pertimbangan tersendiri, ya!

Hunian di Pantai Indah Kapuk 2 yang menawarkan suasana lebih kondusif dengan pilihan tipe rumah yang beragam, sah-sah saja. Jenis rumah lantai satu atau lantai dua bisa Anda pertimbangkan sesuai dengan jumlah anggota keluarga. Jika memiliki anggota keluarga lebih banyak, hunian dengan lantai dua yang lebih luas cocok menjadi hunian masyarakat Millenial. Toh, lokasi rumah berada di Jakarta Utara yang strategis dan dekat tempat wisata penghilang stress.

Kini Anda tidak perlu ragu mengajukan kredit rumah untuk hunian nyaman bersama keluarga kecil. Lingkungan tempat tinggal yang baik akan mendukung tumbuh kembang anak-anak lebih optimal. Anda bisa beristirahat lebih tenang sehingga memacu produktivitas harian lebih baik lagi. Punya rumah di Pantai Indah Kapuk 2 sebelum harga naik terus, kenapa tidak? Mau pilih konsep hunian yang minimalis atau mewah pun, sesuaikan dengan dana yang Anda miliki.

Sumber

https://www.jaringanprima.co.id/id/tips-membeli-rumah-pertama-bagi-keluarga-muda

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *